my stoRe. . .

http://astore.amazon.com/muchieclan-20

MY FRIEND

bisnis internet uang online
info lowongan kerja terbaru - kerja di rumah

Wednesday, May 14, 2008

MY CHEMICAL ROMANCE short story. .. .. . .. .. .

My Chemical Romance ? ? ?
Siapa yang gak kenal band rock asal New Jersey ini. . . .
Cuma dalam waktu 3 tahun, My Chemical Romance mampu menancapkan eksistensinya dan menggapai popularitas melebihi senior-0 seniornya yang sejenis.
Band ini semakin digilai semenjak album kedua mereka, Three Cheers for Sweet Revenge, bukan hanya di Amrik, tapi juga di dunia.
Mengandalkan lagu yang berjudul I’m not okay sebagai single pertama membuat popularitas band yang digawangi Gerard Way (vocal), Mikey Way (bas), Ray Toro (gitar), Frank Iero (gitar), Bob Bryar (drum)semakin digilai. Polaritas mereka pun semakin melejit setelah single Helena dan The Ghost of You dilempar ke pasaran.
Banyak pihak yang menganggap mereka adalah band emo. Tapi Gerard cs. Tidak pernah terima dengan sebutan itu. “Musik yang kami mainkan adalah musik rock. Karena sejak awal kami memang niat memainkan rock. Jadi, kami nggak setuju kalo dicap sebagai band emo,” tandas Mikey Way,sang bassis.
Tapi sehebat apapun mereka embantah, tudingan dari berbagai pihak terus saja bermunculan. Akhirnya mereka memilih untu diam. Mereka idak lagi membantah tudingan- tudingan tersebut.

Tapi bagaimana sih sebenarnya band ini terbentuk ? ? ?
Ternyataterbentuknya band ini berhubungan dengan tragei 9/11 yang terjadi di kota New York. Itu loh, peristiwa tertabraknya menara World Trade Centre tanggal 11 September 2001.
Seminggu setelah peristiwa itu, Gerard yang merupakan salah satu saksi mata dari tragedy itu, mengajak temannya, Matt Pelissier, yang jago main drum, untuk membentuk sebuah band.
Sambil mencari- cari anggota lainnya yang cocok dengan karakter musik mereka, Gerard menciptakan sebuah lagu berjudul Skyline and Turnstiles yang mengisahkan perasaannya terhadap tragedi 11 September tersebut.
Pas mendengar lagu tersebut, seorang gitaris yang juga merupakan sahabat Gerard dan Matt, Ray Toro, tertarik bergabung. Lagu ini mampu membuat keinginannya bermain gitar setelah cuti selama 3 tahun meluap- luap kembali. Keandalan Gerard mencipta lagu benar- banar membuat hatinya kepincut.
Didukung Ray,band yang saat itu belum punya nama, mulai merekam lagu. Rekaman pertama mereka lakukan di rumah Matt dan menghasilkan demo lagu Our Lady of Sorrow dan Cubicles.
Seelah merekam kedua lagu itu, mereka sepakat memberi nama band mereka My Chemical Romance. Nama yang diberikan oleh adik Gerard, Mikey Way, yang diambil dari novel karya Irvine Welsh, yang berjudul Ecstasy: Three Tales of Chemical Romance. Mikey pun akhirnya bergabung dengan mereka dan berposisi sebagai pembetot bass.
Dengan 4 personil yang telah terkumpul, mereka semakin pede dalam melangkah. Mereka pun memutuskan mencari label sebagai tempat mereka bernaung. Setelah perjuangan yang cukup lama, akhirnya mereka mendapat tawaran dari Eyeball Records, sebuah label metal asal New Jersey, untuk merilis album perdana mereka. Di label ini, My Chemical Romance berkenalan dengan band- band kayak Pencey Prep dan Thursday yang sudah menandatangani kontrak lebih dulu dari mereka.
Menjelang masuk studio guna merekam album perdana, mereka ketiban durian runtuh. Farnk Iero, gitaris Pencey Prep, eluar dari bandnya dan memutuskan bergabung dengan Gerard cs.
Masuknya Frank semakin menambah warna baru dalam musik My Chemical Romance. Bergabungnya dirinya juga membuat Gerard bahagia karena dapat berkonsentrasi dalam bernyanyi dan berhenti bermain gitar.
Dengan formasi 5 oran, Gerard (vocal), Matt (drum), Ray (gitar), Mikey (bas), dan Frank (gitar), My Chemical Romance merilis album perdananya pada pertengahan tahun 2002. engusung title I Broyght You My Bullets, You Brought Me Your Love, band ini berhasil menarik perhatian pecinta usik Amrik.

Bagaimana setelah album pertama ? ? ?
Sukses memperkenalkan diri lewat album pertama, Reprise Records tertarik untuk membuatkan My Chemical Romance album kedua.
Melihat jaringan distribusi label ini yang mendunia, mereka jelas tertarik. Mereka langsung setuju untuk bergabung dengan label yang di Indonesia diwakili oleh Warner Musik ini.
Berkat Reprise, mereka bias mendapat jadwal tur dengan Avenged Sevenfold, band Metalcore yang juga tengah naik daun di Amrik.
Akhirnya, setelah menghabiskan waktu kurang lebih 3 bulan di studio, album kedua mereka Three Cheers for Sweet Revenge berhasil dirilis di tahun 2004.
Band ini pun mengalami ukses besar. Dan album ini benar- benar meledak setelah single kedua mereka Helena dimajukan.
Tapi seiiring dengan kesuksesan ini banyak pula pro dan kontra bermunculan. Ggak sedikit suara yang menuding MCR sebagai “just another emo band”. Maklum karea di masa itu banyak band- band emo bermunculan.
Toh akhirnya mereka tidak ambil pusing dengan segala kritikan dan cercaan yang ditunjukkan kepada mereka. Meraka ttap terus maju.
Ternyata, cobaan mereka belum berakhir juga. Selepas menjalani konser sepanjang tahun 2004, Matt memutuskan untuk hengkang. Keruan saja Gerard cs. Kebingungan setengah mati.
Untungnya setelah mereka pulang kandang ke New Jersey, Bob Bryar menawarkan diri untuk bergabung. Setelah sempat dites beberapa minggu, akhiranya Bob yang dulunya berprofesi sebagai soundman the Used ini diangkat sebagai personil tetap.
Mereka malanjutkan tur demi tur yang telah dijadwalkan.
Dibantu oleh, Rob Cavallo, orang yang pernah menjadi pernah menjadi produser Green Day, digosipkan musik My Chemical Romance di album ketiga mengalami perubahan besar. Gosip- gosip pun bermunculan berkenaan dengan album ketiga mereka.
Akirnya di bulan Agustus 2006, sebagian gosip terjawab. Album ketiga mereka kelar digarap. Single perdananya, Welcome to the Black Parade langsung dilempar ke radio- radio seantero dunia.
Perubahan musik mereka memang langsung terasa. Terdapat nuansa klasikal dalam barisan lagu mereka. Alhasil musik mereka menjadi lebih tua dan terasa gelap. Sma gelapya dengan judul album mereka, The Black Parade.
Kejutan- kejutan pun diberikan oleh My Chemical Romance kepada para fansnya menjelang di launchingnya album ketiga ini.
Akhirnya, album The Black Parade dirilis akhir Oktober 2006. Selang beberapa hari selepas albumnya dirilis, single Welcome To The Black Parade berhasil menduduki peringkat pertama di tangga lagu di berbagai negara termasuk di Inggris. Berhasilnya menduduki tangga lau di Inggris merupakan suatu hasil yang memuaskan. Soalnya, seperti yang kita tahu, nggak banyak band Amrik yang menembus tangga lagu di Inggris.
Dan prestasi ini berhasil menutup mulut para kritikus yang selama ini terus mencela mereka.

Salah satu hal yang menarik dari album The Balck Parade adalah konsernya yang terkonsep matang. Mereka mengonsep turnya sebagai sebuah parade berjalan yang mereka akan tampil sebagai bagian dari The Black Parade, bukan sebagai band bernama My Chemical Romance.
The Black Parade Tour ini benar- benar luar biasa. Tur ini juga menampilkan deretan band yang nggak kalah dashyat. Rise Against dan Thursday bahkan Muse pun sempat mereka ajak untuk tur bareng.
Selain The Black Parade Tour, Gerard cs, juga terlibat dalam tour fantastis yang digagas oleh Linkin Park, Project Revolution. My Chemical Romance berbagi panggung dengan band ngetop kayak Linkin Park, Placebo, Saosin, Taking Back Sunday dan HIM dlam tur ini.

Betapa luar biasanya mereka yang dapat meraup semua sukses tersebut hanya dalam kurun waktu 5 tahun.
Ini membuktikan bahwa My Chemical Romance bukanlah band yang hanya ikut tren semata. . .

No comments:

second album cover

the black parade

Mama ! !